TOMAT, TIMUN DAN WORTEL

Entah setan apa yang merasuki ketiganya. Akhir-akhir ini mereka sangat suka mengamati beberapa anak lelaki di sekolah itu. Tutik, dengan teman sekelasnya. Ayu, dengan anak lelaki yang ada dikelas Tutik. Dan Nisa, dengan abang kelas yang ada di Rohis. Mereka menamai lelaki yang dikaguminya itu masing-masing dengan nama Tomat, Timun dan Wortel.

Tomat untuk laki-laki yang disukai tutik, Wortel untuk lelaki yang disukai Ayu. Dan Timun, untuk laki-laki yang disukai Nisa.

“Ohh.. timun..” Nisa melamun, ingat pertemuan mereka kemarin, saat pengajian gabungan. Abang itu yang membawakan acaranya. Alisnya yang tebal dan matanya yang begitu tajam membuat Nisa grogian saat ditanya-tanya dalam pembahasan kemarin. Hal itu juga yang membuat Nisa semangat buat datang saat pengajian dan sering-sering pula datang ke musola dengan alasan pinjam buku.

“Wortel..” ini suara Ayu yang lagi duduk disamping Nisa. Mereka lagi duduk di anak tangga yang menghadap lapangan lagi. gara-gara si Wortel, Ayu jadi kerajinan buat dateng ke kelas Tutik. Wortel kebetulan sekelas dengan Tutik. Sangat-sangat rajin malah. Ayu bakal bela-belain jemput Tutik buat ke kantin bareng dan mengantarkannya kembali ke kelas, seperti jelangkung aja, tentunya dengan di temanin Nisa juga.

“Tomat.. laper..” hihihi ini suara Tutik. Saking lapernya ia jadi membayangkan tomat. Emang enak buat dimakan? Akibatnya, Tutik jadi sering nongkrong di kamar mandi juga. Buat dandan. Minimal benerin jilbabnya yang memang suka berantakan, ia belum bisa memakai jilbab segi empat sampai sekarang. Tapi yang lebih heran, walaupun ia memakai jilbab mukena, ia masih suka juga liat-liatan ama cermin yang ada di kamar mandi. Padahal mukanya kan masih gtu-gtu aja.

“Woi.. apaan sih wortel, timun tomat?” tanpa diminta untuk duduk, Feri duduk di antara Nisa dan Ayu. Menyambar bakwan di tangan Nisa yang belum habis dari tadi dan tanpa belas kasihan juga menghabiskan minuman botol punya Tutik.

Tutik, Nisa dan Ayu sepertinya belum sadar betul apa yang terjadi pada makanan mereka. Hingga, jeritan Nisa menyadarkan mereka.

“FERI DODOOOOOLL!!! NGABISIN MAKANAN AKU AJA!!! PERGI!!! DASAR SETAAAAAANN!!”

Peringatan pemerintah. Ternyata jatuh cinta dapat menyebabkan orang hilang makanan dan minuman. Waspadalah.. waspadalah.. waspadalah..

Hihihi.. anak kabanjahe, item, kurus, tinggi dan kribo itu lari terbirit-birit menjauhi kelompok cewek yang lagi hilang ingatan itu. Susah juga nih, kalau orang stress kenapa bawaannya cerita makanan melulu yah? Pikirnya. Itu tadi sampai cerita timun, wortel, tomat? Memang mereka mau masak dimana?

—-

Timun

Ada beberapa alasan mengapa Ayu dan Nisa mengikuti pengajian selasa sore disekolah. Satu, karena Nisa yang memaksa ikut. Dua, kostan Ayu dekat. Jadi tidak masalah pulangnya mau jam berapa. Beda dengan Tutik yang harus segera pulang kalau tidak mau sampai rumah kesorean. Ia harus menempuh waktu lebih kurang satu setengah jam untuk bisa sampai di Sibolangit. Yang ketiga, ini yang paling tidak masuk akal. Untuk menemani Nisa melihat kecengannya timun.

Sebenarnya tidak hanya Nisa dan Ayu, seluruh anak kelas satu di wajibkan untuk mengikuti pengajian oleh kakak kelas mereka. Tetapi yang datang memang hanya sebagian anak. Diantaranya kelompok Anggi and the gank.

Nisa melihat kearah Anggi, berpikir. Mereka beneran niat pengajian atau sekedar ngecengin kakak rohis? Ups, jangan-jangan Anggi dan yang lain niatnya juga sama denganku. Hanya sekedar nampang dan biar dianggap baik di depan kakak Rohis. Ya Allah, apa tadi niatnya? Mau melihat timun? Hah? Refleks ia memukul pipi dan mengapus muka merasa malu. Ya Allah, maafin Nisa, janji Cuma sekali ini aja seperti ini. Huh. Ia menghela napas.

Wortel

Ketika istirahat. Kali ini giliran Ayu yang maksa-maksa minta ditemenin Nisa buat kekelas tutik. Padahal jaraknya Cuma 10 meter dari kelas mereka. Alasannya ingin melihat Tutik. Kangen katanya.

Ampun, pikir Nisa. Tiap hari ketemu, pulang bareng, kekantin juga sama kenapa masih kangen?

“Bentar lagi Tutik ‘kan bakalan kekelas kita juga, Yu. ‘kan kita biasanya bareng kalo mau ke kantin. ” Nisa masih asyik menyalin catatan pelajaran yang barusan.

“Ayoklah, Nis.” Huh. Nisa memang gak pengertian. Anak ini lugu atau memang gak tau sih apa maksut aku? Ayu merengut. Karena Nisa sepertinya enggan menemani. Ayu mulai beranjak meninggalkan kelas dan Nisa.

“Eh.. mau kemana?”

Tidak ada jawaban dari Ayu.

Sadar kalau Ayu ngambek dan sudah pergi, Nisa mengejarnya. “Tungguu.. ”

Tomat

Satu kelas dengan orang yang dipuja rasanya entah bagaimana. Senang sekaligus menderita. Mungkin itu yang dirasakan tutik. Ah, entah bagaimana harus mengekspresikan rasa suka itu. Ketawa-ketawa gak jelas seperti yang dilakukan Tutik? Yang jelas ini bukanlah salah satu solusi yang mereka –Nisa dan Ayu tawarkan- padanya.

“Hwahahahah… halah bilang aja kau suka sama dia, ki!” pake acara pukulan dan tendangan maut ke arah Riki [Riki, pake nama samaran]

Nisa dan Ayu saling berpandangan, benarkah yang mereka dengar itu? Tutik malah menawarkan agar Riki mengungkapkan rasa sukanya kepada salah satu cewek di kelas. Mereka berdua tahu, kalo Riki itu lelaki yang disukai Tutik. Lantas? Cinta itu harus bagaimana?

PS: Cinta-cintaan gak baek buat anak sekolah atopun yang masih kuliah 😛

Advertisements

12 thoughts on “TOMAT, TIMUN DAN WORTEL

  1. ayu says:

    nah…jadi ternyata..tomat, timun, dan wortel…hanyalah bagian dari perasaan semu yang membuat semakin belajar arti cinta sebenarnya 🙂
    heheh….

    Nis…aku hampir lupa kejadian ini… trm kasih udah ngingetin…

    pada akhirnya… hati kita masing2 menemukan orang yang berbeda dari yang kita rahasiakan dulu…hehehe

  2. ayu says:

    iyah jeng….

    pasti lah rahasia….

    btw, mungkin si tomat, timun, dan wortel sedang berbahagia karena tidak mendapat jodoh spt kita… hahaha…

    • haiyah.. yaiyalahh.. si Timun jugak dah punya anak 😛

      tinggal si Tomat dan si Wortel yang kajol.. :-P.. heran yah, kok bisa yah ada yang bisa suka ama wortel :siul:

  3. ayu says:

    hahaha… jangan ngejek kau nis..

    aku sebenarnya juga heran, entah apa yg merasuki ku sehingga bisa kesengsem ama si wortel :-))

    mungkin karena pendiam nya itu nis, yah u know lah, akyu kan suka cow2 misterius gethooo ( lebay mode on)

    btw, kajol naon???? (pemeran artis felem india?) hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s