panggilan, pentingkah?

“Panggil aku, mas..”, itu kata suamiku yang baru tadi pagi mengucap akad nikah

hah? apa? Mas? Kata itu terasa geli di tenggorakan dan pendengaranku.

“Hm.. baiklah. Kalau itu kemauanmu, Mas.” Sedikit canggung aku menyebut kata ‘Mas’. “Tapi boleh ‘kan sekali-kali aku memanggilmu cah, bocah, des.. bondes.. atau namamu saja?” Sedikit berharap, ia mengiyakan agar aku tak harus menyebut kata ‘Mas’

Dia mulai menyelidik sedikit tersenyum dan menatapku.
Aku? Aku mulai merasa jengah dilihat seperti itu, pandanganku lari ke cincin yang menjadi mahar nikah tadi pagi.

Tidak ada jawaban bisa aku artikan dia tidak begitu menyukai usulku itu..
Hahaha.. aneh-aneh-aneh. Sama anehnya ketika Ia ingin memanggil aku dengan sebutan Adek..

[Padang, 130110],
catatan siang menjelang sore,
wakakakak.. Maaaass.. maaph yakk

Advertisements

10 thoughts on “panggilan, pentingkah?

  1. Kak nisa yang manis, kalau untuk panggilan suami atau istri pentinglah, masa dah nikah pon masih panggil dengan panggilan lama. Bukankah Rasulullah memanggil istrinya dengan nama2 yang baik. ๐Ÿ˜€

  2. selaludihati says:

    Penting dong, panggilan yang baik dan romantis sangat diperlukan bagi suami-isteri. Masak manggilnya ndes? g sopan bgt bagi orang jawa khususnya, g tau yg lain mungkin sama.
    Memang kita punya karakter dan kesukaan masing2, itulah fungsinya pernikahan untuk menyatukan, memahami perbedaan, menghormati, menghargai, dan itu tidaklah mudah. Rasakan sendiri jika ego pribadi selalu ditonjolkan.
    (halah, sok tau : mode on)

  3. ayu says:

    ๐Ÿ™‚ apapun panggilannya….yang penting minumnya tetep teh botol sosro (nah lhoo… kok iklan?!!!!)
    ๐Ÿ™‚

    Nis…. gak biasa dan aneh manggil mas krn awal2 kali??

    ntar juga sudah terbiasa memanggil mas…hihihi….
    kagak mau dipanggil bang yah?? ๐Ÿ™‚
    atau uda gitu? heheh….

    Ntar klu mau punya anak, manggi ayah atau papa dunks… cie2….

    btw, kapan nis, kamu dipanggil mama?? ๐Ÿ™‚

  4. gegegege….
    waktu aku disuruh manggil ‘abang’, geliiii banget. lah, sebelumnya.. manggil nama aja ga pernah, kalo mo ngomong ma dia manggilnya: eh, gimana? eh, eh, eh… hihi
    tiba2 kudu manggil abang… alamaaak…

    tapi alah bisa karena biasa :hihi:

    • ๐Ÿ˜€

      hihih. satojo.
      tapi kok panggilannya gak keren gtu yah? terkadang para suami sepertinya emang kurang kreatip bikin panggilan ๐Ÿ˜›

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s